SEKDES MAJASARI MENGIKUTI BINTEK LEMBAGA ADAT SOSIAL BUDAYA DI DISPEMDES KAB. SUBANG

Jpeg
MAJASARI-SIDEKA. Sekdis Dispemdes Pemerintahan Kabupaten Subang mengatakan keluarnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa menempatkan lembaga adat desa sebagai lembaga yang menyelenggarakan fungsi adat istiadat dan menjadi bagian dari susunan asli desa yang tumbuh dan berkembang atas prakarsa masyarakat desa.

 

“Namun keberadaan lembaga adat di desa ini tidak otomatis menyebabkan desa berubah status menjadi desa adat,” ujar Sekdis Dispemdes ketika membuka Kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Adat Desa Tingkat Kabupaten Subnag tahun 2018, yang berlangsung di Aula Dispemdes, Rabu (25/04/2018). 


Berbeda dengan desa adat, menurut Tatang AK lembaga adat desa merupakan organisasi yang berkedudukan sebagai lembaga kemasyarakatan yang menjadi mitra pemerintah desa dalam memberdayakan, melestarikan dan mengembangkan adat istiadat lokal yang menunjang penyelenggaraan pemerintahan, kemasyarakatan dan pembangunan. 

"Keberadaan lembaga adat desa juga berfungsi untuk mengayomi dan melestarikan nilai, sistem sosial maupun benda material dari kebudayaan lokal," ucapnya. 

Ditambahkan Endang Karwita Sekdes Majasari, pemberdayaan dimaksudkan untuk memperkokoh fungsi dan peran lembaga adat desa sebagai wadah sekaligus fasilitator pengelolaan pembangunan desa dengan acuan nilai, norma, tradisi, budaya dan kearifan lokal, yang mana Pemda Subang melalui Anggaran APBD Tahun 2018 menganggar kan melalui dana BKU D/K Tahun 2018 untuk pendataan Adat di masing masing desa.


Tantangan ke depan, kata Endang adalah bagaimana masyarakat lokal mampu mengenali potensi kearifan budaya lokal itu, baik berupa sumber daya alam, modal sosial, tata-nilai dan kelembagaan lokal, maupun sumber-sumber lain yang mereka miliki, "Agar dapat didagayunakan secara adil demi mewujudkan kesejahteraan dan kemandiriannya melalui mekanisme pengelolaan pembangunan," bebernya pula.

Menurut Panitia, sebanyak 112 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri dari sekdes se kabupaten subang.

"Tampil selaku narasumber kegiatan," terang Endang seraya menambahkan maetri yang disampaikan diantaranya menyangkut peningkatan kapasitas kelembagaan adat desa dalam pelestarian dan pengembangan nilai-nilai sosial budaya masyarakat serta pendayagunaan lembaga masyarakat desa dan lembaga adat dalam tata kelola pemerintahan desa. (End/mjs)
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan