KEPALA DESA SE-KABUPATEN SUBANG MELAKUKAN MOU DENGAN KEJARI SUBANG TENTANG PEMANPAATAN DANA DESA

MAJASARI SIDEKA.ID – Pengelolaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Subang mengutamakan pada pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahannya. Upaya ini dilakukan melalui kerjasama antara Kepala Desa Se-Kabupaten Subang bersama Kejaksaan Negeri Subang melaui Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

“Dengan pendatanganan nota kesepahaman ini diharapkan penggunaan dana desa bisa lebih efektif baik itu di tingkat pusat, kabupaten, kecamatan dan desa. Dengan nota kesepahaman ini, apabila ada yang perlu di koordinasikan dengan pihak Kejaksaan bisa dilakukan sehingga para kepala desa tidak perlu takut untuk melakukan kegiatan,” ujarnya usai Penandatanganan MoU antara seluruh Kepala Desa dengan Kejaksaan Negeri Subang tentang Pencegahan, Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Dana Desa di Aula Kecamatan Jalancagak, Rabu (25/04).

Keterangan : Kepala Dinas DISPEMDES Kabupaten Subang sedang memberikan sambutan Mengenai MoU Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun 2018

Selanjutnya kata Tati Hermawati Kades Majasari yang mengikuti acara MoU tersebut, kerjasama dan nota kesepahaman ini lebih ke pencegahan. “Tidak untuk penindakan tetapi lebih banyak ke dalam proses ke pembinaan, dalam prosesnya pelaksanaan dilakukan dengan prosedur yang berlaku,” imbuhnya.

Kemudian dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Subang, melalui penandatanganan MoU antara Kepala Desa dan Kejaksaan Negeri Subang diharapkan dapat terlaksana tatakelola dan pelaksanaan kegiatan yang bersih yang ditunjukan dengan dimulai dari desa sampai tingkat pemerintah kabupaten. Kata Kepala Kejari, kegiatan dana desa bisa dikelola dengan baik, efektif, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kepada stekholder harus bersinergis untuk bisa bersama-sama membangun desa. Kerjasama tersebut juga bertujuan untuk melakukan pencegahan, pembinaan, pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa yang efektif, efisien dan akuntabel melalui,” katanya.

Keterangan : Kepala Desa Majasari Tati Hermawati menuju perjalanan untuk melakukan MoU Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun 2018

Sebelumnya kepada Redaksi Majasari-Cibogo.sideka.id Kejaksaan Negeri Subang  menyampaikan bahwa kini Kepolisian tengah menangani beberapa kasus yang terkait Dana Desa dan diantaranya sedang dalam proses penyidikan.

Kata Endang Karwita, ST. Sekdes Majasari mengenai transparansi anggaran Dana Desa, sudah laksanakan melalui website desa, papan inpormasi desa dan musyawarah desa, sennagaimana bentuk transparansi Kepala Desa dan Babin Kamtibmas telah berkomitenm dengan penegak hukum untuk membuka anggaran dana desa secara transparan.

“Kami memberitahukan bahwa anggaran desa itu adalah amanah pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan untuk meningkatkan infrastrktur atau dan lain-lain. Sehingga di mana apabila anggaran itu sudah dipersiapkan untuk anggaran tahun lalu akan tepat guna dan tepat sasaran yang digunakan untuk tahun ini,” jelasnya.

Diberitahukan pula, kata Kepala Desa Majasari supaya anggaran yang digunakan secara efektif dan efesien termasuk tepat dalam penggunaannya makanya anggaran itu dibuka dalam bentuk banner atau dalam bentuk spanduk sehingga dapat diketahui oleh masyarakat luas sebagai kontrol sosial terhadap penggunaan anggaran tersebut. (endang/red).

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan